Postingan

Menampilkan postingan dengan label tausyiah

Hijrah

بسم الله الرحمن الرحيم Di akhir english course, saya bertanya kepada tentor saya. Saya : Teh, menurut teteh mengambil sikap untuk urusan yang dirasa lebih baik itu bagaimana? apakah terasa sangat egois? Tentor : Mhm.. kondisinya seperti apa de? Saya : Saya merasa harus mengambil keputusan, ketika saya melihat kesempatan bahwa menurut saya itulah jalan terbaik yang harus saya jalani.   Tentor : Menurut saya tidak apa-apa, kalo ade merasa jalan yang ade pilih sesuai dan sanggup dijalani kelak, maka bukan lagi masalah dan telah disetujui oleh pihak yang akan ditinggalkan. Saya : Saya hanya khawatir bahwa sikap saya ini salah arah Tentor : Tentu saja sikap ade tersebut harus disertai dengan tanggung jawab atas apa yang ade pilih dan tentukan. Berdo'alah kepada Allah semoga jalan tersebut jalan yang terbaik. Saya : Ia teh, saya pun sadar ketika memilihnya bahwa setiap pilihan akan ada ujiannya masing-masing Tentor : Nah itulah, ujiannya masing-masing. Mungkin kedepann...

Pasca Kelulusan #2

Salam.. Minggu ini rasanya full dengan obrolan tentang pernikahan, mulai materi tarbiyah, seminar atau diskusi dengan paman dan bibi pun tentang pernikahan. Banyak ilmu yang mengalir dalam silaturahim.. Penjelasan singkat dan inti nasehat yang paling saya ingat : 1.Tarbiyah> menikah suatu perkara yang perlu dipersiapkan dengan matang, dari semua aspek. Peran wanita sebagai anak, istri, ibu dan da’i akan bervariasi semakin bertambahnya umur dan peran di masa depan, maka persiapkan dengan baik dan benar dalam mencapai tahap tersebut. 2.Seminar> menikah itu mempersatukan dua keluarga dan diperlukan visi pernikahan yang jelas untuk memulainya, maka persiapkan sejak dini kebutuhan akan visi tersebut agar keluarga sakinah, mawaddah warahmah dapat terwujudkan. 3.Diskusi keluarga> peran sebagai istri dan ibu itu akan muncul dengan sendirinya ketika memang diposisikan Allah telah dipertemukan dengan jodoh yang tepat, maka jangan khawatir tentang bagaimana sebuah...