Postingan

Menampilkan postingan dengan label kehidupan

Frame Abstrak

Salam hangat.. Kembali menuliskan refleksi.. Keterbatasan, terbentuk atas dasar pemikiran pribadi Terbentuk dari pengalaman, kesan atau anggapan yang pernah terjadi atau didengar Membentuk frame eksklusif yang mensekat-sekatkan wilayah kerja Sehingga terbentuklah ekspektasi sederhana yang membatasi Mencegah keberlangsungan dan kelancaran perjalanan kehidupan Penting untuk memberikannya perubahan Agak refleksi berjalan lepas, tanpa tersekat batas yang abstrak Jujur.. Hal ini yang sering membuat saya 'mundur' tanpa sempat 'mencoba' Begitu sesal rasanya, gagal dari mencoba, padahal tidak tahu apa yang akan terjadi Saya tidak mempersalahkan didikan orang tua Karena pada dasarnya orang tua hanya menginginkan yang terbaik Saya pun sadar bahwa sebenarnya 'batas-batas' itu terbentuk oleh aliran pola pikir saya pribadi Pola pikir yang beranggapan bahwa 'ketakutan gagal setelah mencoba' melebihi 'keinginan untuk mencoba...

Keluarga Syurgawi

Bismillahirrahmanirrahim.. Kali ini tentang ikatan pria dan wanita Tema yang tiada pernah berakhir untuk diperbincangkan Tema yang selalu menarik untuk dibahas Tema yang sering menjadi diskusi panjang tanpa akhir Ini hanya tentang opini pribadi.. Pria dan wanita.. Keduanya merupakan ciptaan Illahi Memiliki hak dan kewajiban sebagai hamba Memiliki tingkat tanggung jawab yang hampir sebanding Hubungan pria dan wanita telah dituliskan jelas Dijelaskan ringkas secara baik Secara jelas, adil dalam islam ini Keduanya memiliki perlindungan yang sama dihadapan Allah Tapi tidak sama pada masing-masing kewajibannya Pria lebih besar tanggungannya dibandingkan wanita Pria menanggung kewajiban-kewajiban mulia Terhadap ibunya, istrinya, saudaranya, putra putrinya juga kepada ummat Sebelum menikah tanggung jawab wanita ada pada orang tuanya Dan setelah menikah jatuh pada suaminya yang utama Seorang pria yang belum menikah tentu juga punya tanggung Tanggungan untuk menjaga ...

Keajaiban Silaturahmi

Pada mulanya mungkin hanya sekedar kenal saja Tanpa kesan atau apapun yang bersisa Tapi jika telah mengenal Lalu kondisi yang mendorong harus saling mengenal Tentu lah harus dilakukan Mungkin tidak mudah tapi bisa dilakukan Jika mau sedikit memberi celah hati untuk 'menerima' sebelum 'memberi' Pertemuan itu adalah keajaiban Maka pandanglah dengan pikiran ajaib Dengan terbuka dan kasih sayang Kasih sayang ini sederhana Rasa yang muncul ketika bertemu Siapa saja yang bersedia memahami Juga memberi Kepada siapapun, kapan pun Asalkan ada keinginan untuk itu Maka pasti bisa dilakukan Allah pun senantiasa ingatkan Untuk memperpanjang silaturahmi Dengan siapapun, dengan cara yang baik Keajaiban dari 'mengenal' Jauh lebih berharga dan berkesan Dibandingkan mendapat sebuah penghargaan Silaturahmi dengan orang baru Menjadikan hidup lebih berwarna Biarpun diantara semua warna pasti ada warna hitam Tapi warna lain bisa menjadikan hitam menj...