Postingan

Menampilkan postingan dengan label Uhibukifillah

Sebuah Kisah Hati

Ketika lompatan-lompatan kecil terbiasa terdengar Hadirnya bagaikan angin, sesaat yang membelai dingin Padam seolah akan padam, namun angin itu datang Tertiuplah perlahan bagai belaian lembut sesaat Api itu kini kembali membara, membakar setiap sudut dan sisi Sanggupkah kembali terdiam dalam nyalanya yang biasa Korelasi kuat antara hal biasa dengan nyala yang membara Seolah berkata untuk segera melahapnya dalam-dalam Telan dirinya seketika dalam lompatan tajam Tapi... Api itu kini miliki kendali Setir yang bijak dan telah mengerti Pengendalian terencana dan terararah Bukan sementara tapi untuk melihat arah Tujuannya sebagai arah yang jelas Langkah kecil yang berarti Nyala api kini menjadi terkendali Dalam papahan dan belaian Illahi " Rabbana Hablana Min Azwazina Wa Dzurriyatina Qurota'ayun Waj'alna Lil Muttaqina Imama"

Untuk Kesekian Kali..

Untuk kesekian kali Padanya ku hanya tertunduk malu Entah sebab apa Seolah tak kuasa menampakkan senyuman Bukan ku hendak tak tahu Bukan enggan ku sentuh pelupuk matanya Untuk kesekian kali Ku membisu dalam dalam Beribu kata melayang-layang dalam ingatan Tapi tak satupun dapat terucap Beratus-ratus sapa terputus oleh dekatnya jarak Untuk kesekian kali Biru dalam angan Kelabu dalam bayangan Seolah berkata padaNya Apa yang sebenarnya kuingin Berapa lagi jarak yang harus kulalui Untuk kesekian kali Bertanya pada diri Sesuatu yang sangat tidak pasti Dan kembali meyakinkan diri Bahwa dirinya hanyalah milik Allah Angan dan bayangan sebatas mimpi Kesadaranku terangkat kembali Bangun dari mimpi Untuk kesekian kali Ayunan langkah kaki perlahan berhenti Angan yang tak sempat terpaut Mengurung diri dalam hati yang suci Suci karena keangkuhan diri Sesak nafas ini mengingat masa lalu Untuk kesekian kali Ku bertanya padaNya Berikanlah kami sayap-sayap indah tuk ...